RSS

Sabtu, 28 April 2012

Roti Tanpa Telur

Lagi pengen mengurangi pemakaian telur coz stock di kulkas tinggal dikit :p
Eh dapat resep roti yang gak pake telur. Itu lho pembuatan roti pake metode water roux.Hehe..
Supaya tampilan roti tetep cantik, bahan olesannya pake susu evaporated (dulu pernah nekat gak diolesin apa2, hasilnya warna roti kurang cantik alias putih doang).
Wah..bener2 roti tanpa telur deh! ^^


Resep (metode water roux)
Sumber: Hesti's Kitchen

Water roux :
- 20 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 ml air

Bahan :
- 100 gr tepung protein tinggi
- 40 gr tepung protein sedang
- 22 gr gula pasir
- 1 sdt  susu bubuk full cream
- 2 gr ragi instan
- water roux
- 44 ml air
 - 12 gr margarin
- 1/4 sdt garam

Isian:
Meises coklat
Selai Blueberry
Keju Cheddar, potong dadu/ parut

Cara membuat :
Water roux :
Dalam panci, campur air dan tepung terigu. Aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil. Masak dengan api sedang sampai kental. Jangan sampai mendidih dan berwarna keabuan (kalau aku, blm sampai 5-10 detik udah kuangkat coz cepat banget kentalnya). Sisihkan hingga dingin.

water roux


Roti :
Tuang semua bahan kering kecuali margarin dan garam ke dalam mixer. Masukkan campuran water roux dan air ke dalamnya. Nyalakan mixer dan proses hingga kalis. Tambahkan margarin dan garam lalu mixer lagi sampai elastis. Bisa juga dilanjutkan menggunakan tangan agar teksturnya bisa terasa kalau sudah elastis. Kalau terlalu kering bisa ditambahkan sedikit air, tapi kalau terlalu lembek bisa ditambahkan sedikit tepung.
Tutup dengan cling wrap dan fermentasikan sampai mengembang selama 45 menit.
Bagi adonan menjadi beberapa bagian, masing2 beratnya 15 gr. Isi sesuai selera, bulatkan. Tata ke dalam loyang brownies yang sudah dialasi kertas roti yang dioles margarin.
Fermentasikan lagi selama 45 menit.
Selanjutnya olesi roti dengan susu evaporated lalu panggang sekitar 15 menit.

Hmm.. lembut :)

2 komentar:

Unknown mengatakan...

mbak, mau tanya, barusan coba resep ini tapi kq rotinya agak keras yah?ga empuk.
makasih

Risha TJ mengatakan...

wah kog bisa ya?
udah beberapa kali nyoba lumayan empuk. Tapi menurutku memang gak seempuk kalau memakai kuning telur.
Kemungkinan roti jadi keras karena adonan kurang elastis atau dioven dgn suhu terlalu tinggi/lama. Penyimpanan roti setelah dipanggang jg berpengaruh. Kalau sudah dingin, segera masukkan ke dalam wadah kedap udara lalu tutup rapat.

Posting Komentar